Sosialisasi Bela Negara dalam Rangka TMMD Non Fisik di Desa Jatiroyom

 

 

Bela Negara merupakan salah satu alat untuk mempererat dan memperkokoh kecintaan terhadap suatu negara khususnya untuk negara Indonesia. Sangat penting bela negara ditanamkan dalam diri dan jiwa setiap warga negara Indonesia. Apalagi untuk para generasi muda yang memiliki banyak waktu untuk mewujudkan Negara Indonesia menjadi negara yang maju dan sejahtera.

Akan tetapi melihat dinamika yang terjadi pada zaman modern, Bela Negara terhadap tanah air mulai rapuh. Generasi muda bangsa mulai melupakan apa itu bela negara dan mereka sibuk dengan kegiatan-kegiatan yang tidak ada gunanya seperti berfoya-foya, main narkoba, bahkan main cewek sana-sini. Ironis sekali melihat hal tersebut. Hal tersebut dikatakan oleh Pembicara dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada acara sosialisasi Bela Negara di Desa Jatiroyom Kecamatan Bodeh.

Banyaknya pengaruh budaya barat yang telah merusak pemikiran-pemikiran anak muda Indonesia, hal ini dapat mengakibatkan suatu krisis multidimensi. Krisis multidimensi ini dapat menimbulkan suatu peluang munculnya disintegrasi bangsa. Tidak bisa dipungkiri lagi karena disintegrasi telah ada dan terjadi dibeberapa bagian di wilayah Indonesia.

Disintergrasi yang terjadi terus menerus akan menjadi suatu ancaman yang sangat serius bagi Indonesia. Hal ini akan berbahaya terhadap kelangsungan NKRI dalam mewujudkan tujuan Nasional. Untuk mencegah terjadinya disintegrasi yang terus menerus harus dilakukan suatu tindakan yang kongkrit.

Bagaimana untuk mewujudkannya?

Salah satu bentuk nyata dalam mewujudkan tekad warga negara adalah dengan melaksanakan sosialisasi bela negara dan mengaplikasikan bela begara dalam kehidupan sehari-hari mulai dari diri sendiri. Bela negara menjadi tanggungjawab semua warga negara Indonesia. Sesuai dengan UUD 1945 pasal 27 ayat 3 yang berisi bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut dalam upaya pembelaan negara.

Apa Bela negara itu?

Bela Negara adalah tekad, sikap, dan perilaku yang dimiliki setiap warga negara yang didasari dan dijiwai cinta kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara. Persepsi tentang bela negara  adalah tugas TNI saja itu sangat salah, karena pembelaan negara bukan hanya untuk TNI saja melainkan tugas segenap warga negara sesuai dengan kemampuan dan profesinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Bela Negara bisa juga disebut sebagai suatu gerakan moral. Dalam bela negara dapat dilakukan mulai dari lingkungan yang kecil sampai lingkup Nasional. lingkungan kecil tersebut dimulai dari lingkup keluarga yaitu lingkup yang paling kecil dalam kehidupan sehari-sehari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *