Serba Serbi Desa Karangbrai

Setiap desa memiliki potensi masing-masing. Potensi ini apabila tidak dikelola dengan baik akan menjadi sia-sia. Pemerintah beserta masyarakat berkewajiban untuk menjaga dan meningkatkan potensi desa untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk desa. Sebagai desa yang memiliki potensi alam yang melimpah, mayoritas penduduk desa Karangbrai pekerjaan utamanya adalah petani dan penambang pasir. Disamping itu terdapat juga mata pencaharian sampingan untuk menunjang perekonomian desa Karangbrai, diantaranya berternak ayam, penggemukan kerbau, membuat batu bata, membuat tempe, membuat idep atau bulu mata palsu dan pembuatan kerajinan dupa dari kayu gaharu.

KKN Undip tim 1 desa Karangbrai bersama dengan perangkat berkesempatan untuk mengunjungi industri rumahan pembuatan tempe. Terdapat 2 jenis pengolahan tempe yaitu dengan menggunakan plastik dan menggunakan daun pisang. Menurut pemilik industri tempe penggunaan daun pisang lebih disarankan karena rasa yang dihasilkan lebih sedap.

Setelah tim mengunjungi tempat penggemukan kerbau, disana terdapat kurang lebih 100 ekor. Kerbau-kerbau tersebut merupakan milik warga-warga desa Karangbrai yang ditempatkan dalam 1 tempat. Lokasi kandang yang berdekatan dengan sungai dimanfaatkan oleh warga untuk memandikan kerbau sebanyak 4 kali dalam sehari.

Tak lupa tim juga mengunjungi industri pembuatan idep dan kerajinan kayu gaharu. Kedua industri ini merupakan cabang dari luar daerah. Bahkan produk yang dihasilkan ada yang diekspor sampai ke negara Arab. Omset yang dihasilkan sangat membantu warga desa Karangbrai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Potensi tanah di desa Karangbrai tidak luput dari perhatian masyarakat. Tanah tersebut sering dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pembuatan batu bata degan kualitas yang dapat bersaing di pasaran. Satu buah batu batu dijual dengan harga sekitar 800-1000 rupiah.

Berbagai macam potensi desa Karangbrai ini tentu akan lebih meningkat apabila infrastruktur jalan baik. Melihat kondisi saat ini akses jalan yang rusak menjadi faktor utama terhambatnya potensi-potensi ini. Program-program KKN Undip tim 1 desa Karangbrai diharapkan dapat meningkatkan potensi-potensi desa dengan memberdayakan masyarakatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *