PERINGATAN ISRA MI’RAJ DESA KARANGBRAI

16 April 2018

Peringatan isra Mi’raj Desa Karangbrai dilaksanakan dengan penuh Semangat dari semua unsur lapisan masyarakat baik dari Jama’ah Tahlil sebagai Penggagas Acara, Ansor, Pemuda Dan Pemudi IPNU-IPPNU Sebagai Panitia Penyelenggara, Barisan Serbaguna (BANSER) sebagai Pengaman Dan Pengawal Ketertiban Dan Semua Jamaah yang hadir dalam acara ini.

Peringatan Isra Mi’raj Diawali dengan Lantunan Simtuduror dari Pemuda Pesantren Assalafi Karangbrai yang sangat merdu dan menarik perhatian Jamaah untuk Hadir Di Pelataran dan serambi Masjid tempat acara ini.

Acara ini dimulai jam 19.30 – 01.00 dengan Agenda

  • 19.30-23.00 Simtuduror
  • 23.00-01.00 Pengajian

Acara Pengajian ini diisi Oleh Bapak Ky Muhajir Dari Pemalang

“Suburnya bumi krn ada hujan
Suburnya hati krn ada pengajian”

Bulan rajab Merupakan bulan ke7 Dari Kalender Hijriyah, dari angka 7 memiliki banyak penafsiran Diantaranya angka tuju atau dalam bahasa jawa “Pitu” merupakan :

  • Pitulungan
  • Pituduh
  • Pitutur

Inti dari peringatan isra Mi’raj yaitu Nabi muhamad mendapatkan Wahyu tentang kwajiban Sholat

Ayat-ayat Qauliyah

Ayat-ayat qauliyah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt. di dalam Al-Qur’an. Ayat-ayat ini menyentuh berbagai aspek, termasuk tentang cara mengenal Allah.

QS. At-Tin (95): 1-5
Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun, dan demi bukit Sinai, dan demi kota (Mekah) ini yang aman; sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka).

Ayat – Ayat Kauniyah

Ayat kauniah adalah ayat atau tanda yang wujud di sekeliling yang diciptakan oleh Allah. Ayat-ayat ini adalah dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan sebagainya yang ada di dalam alam ini. Oleh karena alam ini hanya mampu dilaksanakan oleh Allah dengan segala sistem dan peraturanNya yang unik, maka ia menjadi tanda kehebatan dan keagungan Penciptanya.

QS. Nuh (41): 53
Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *